Tanggung Jawab
Tanggung jawab merupakan keadaan dimana kita menanggung akibat ataupun konsekuensi dari apa yang telah kita perbuat seberat apapun itu sebagai wujud kesadaran akan kewajiban. Manusia merasa bertanggung jawab karena ia menyadari akibat baik atau buruk perbuatannya itu, dan menyadari pula bahwa orang lain memerlukan pengabdian atau pengorbanannya. Untuk memperoleh atau meningkatkan kesadaran bertanggung jawab perlu adanya pendidikan, dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Tanggung jawab adalah hal yang mutlak yang dimiliki oleh setiap individu, tanggung jawab adalah suatu kewajiban yang tidak dapat diabaikan begitu saja, kita terikat oleh kata tersebut. Sejak lahir kita telah mendapat tanggung jawab untuk menjadi sosok makhluk yang baik dihadapan Sang Maha Pencipta, beranjak remaja kita mempunyai tanggung jawab sebagai anak untuk menjaga nama baik keluarga, dan beranjak dewasa kita memiliki tanggung jawab untuk membawa diri kita menjadi pribadi yang utuh yang lebih baik, sekaligus sebagai pembuktian terhadap Tuhan Yang Maha Esa atas hasil dari tanggung jawab yang telah kita jalani. Kadang disaat kita merasa lelah, disaat tanggung jawab yang kita pikul terasa berat, kita ingin lari dan menjauh dari tanggung jawab tersebut, tapi itu hanyalah hal sia-sia yang tidak menampakkan hasil akhir. Bahkan yang timbul nantinya adalah kesuliatan dan kerugian bagi orang lain.
Tanggung jawab bukan lah hal buruk yang akan membebani hidup kita, akan tetapi dari tanggung jawab kita dapat belajar banyak hal positif seperti proses pendewasaan diri, dari tanggung jawab kita dapat melihat sudah sejauh mana kita dapat melewati ujian dan tantangan yang ada dihadapan kita. Tanggung jawab dapat dikatakan tantangan dalam hidup ini, karena mau tidak mau kita harus melaluinya jika kita ingin maju. Contoh kecil yang nyata yang ada disekeliling kita adalah tugas dan segala kewajiban yang harus diselesaikan siswa/mahasiswa agar mereka dapat lulus dan mendapatkan nilai yang baik yang mereka inginkan. Itu adalah contoh dari tanggung jawab yang mereka pikul, untuk mendapatkan nilai yang baik mereka harus menyelesaikan apa yang harus mereka selesaikan, jadi untuk mendapatkan suatu hal yang kita harapkan, kita haruslah berjalan, melewati segala proses, tidak hanya terjadi secara instan dan mudah, itulah tanggung jawab walaupun cukup membebankan tapi setimpal dengan apa yang nantinya akan kita dapatkan jika kita bersungguh-sungguh menjalankannya.
Macam-macam tanggung jawab:
- Tanggung Jawab kepada keluarga, contonya adalah dengan menjaga nama baik keluarga dan jika terjadi kekeliruan atau kesalah fahaman yang menyangkut keluarga yang diakibatkan oleh diri kita, kita harus bertanggung jawab dengan menyelesaikan kekeliruan atau kesalah faham tersebut.
- Tanggung Jawab kepada orang lain, kita harus menghargai orang lain dan dapat bertanggung jawab kepada orang lain. Jika terjadi masalah karena perbuatan kita, kita harus berani bertanggung jawab agar nantinya tidak merugikan orang lain atas perbuatan kita seberat apapun itu.
- Tanggung Jawab kepada Bangsa/Negara, satu kenyataan bahwa setiap manusia merupakan warga nagara dari suatu negara. Dalam berpikir, berbuat, bertindak, bertingkah laku manusia terikat olah norma-norma atau ukuran-ukuran yang dibuat oleh negara. Manusia tidak dapat berbuat semau sendiri. Bila perbuatan manusia itu salah, maka ia harus bertanggung jawab kepada negara.
- Tanggung Jawab kepada Tuhan, sebagai ciptaan Tuhan manusia dapat mengembangkan diri sendiri dengan sarana-sarana pada dirinya yaitu pikiran, perasaan, seluruh anggota tubuhnya, dan lingkungan sekitarnya. Dalam mengembangkan dirinya manusia bertingkah laku dan berbuat. Sudah tentu dalam perbuatannya manusia membuat banyak kesalahan baik yangdisengaja maupun tidak. Sebagai hamba Tuhan, manusia harus bertanggung jawab atas segala perbuatan yang saalah itu atau dengan istilah agama atas segala dosanya. Dalam kehidupan sehari-hari manusia bersembahyang sesuai dengan perintah Tuhan. Apabila tidak bersembahyang, maka manusia itu harus mempertanggung jawabkan kelalaiannya itu diakhirat kelak.